Deskripsi gambar

Mengintip Calon Lokasi Sekolah Rakyat Pemalang: Bersih-Bersih di Kawasan Eks PG Sumberharjo

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyerahkan dokumen LKPJ 2025 kepada Wakil Ketua DPRD Slamet Ramuji dalam rapat paripurna. Bupati Anom menegaskan bahwa LKPJ ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral dan politik pemerintah daerah kepada masyarakat melalui DPRD. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus refleksi atas perjalanan pembangunan sepanjang tahun 2025. "Tahun 2025 merupakan masa transisi pembangunan daerah yang menjembatani RPJMD 2021–2026 dengan RPJMD 2025–2029. Prinsip kesinambungan ini penting untuk menjaga stabilitas kebijakan dan meningkatkan efektivitas pembangunan," ujar Anom di hadapan peserta rapat. Dari sisi kinerja keuangan, Pemkab Pemalang menunjukkan performa yang solid. Realisasi Pendapatan Daerah tahun 2025 mencapai Rp2,812 triliun atau 100,25 persen dari target. Angka ini ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp523,47 miliar dan pendapatan transfer senilai Rp2,288 triliun. Sementara untuk serapan anggaran, realisasi Belanja Daerah mencapai Rp2,789 triliun atau 94,91 persen. Dana tersebut dialokasikan untuk belanja operasi, belanja tidak terduga, hingga belanja transfer guna mendukung infrastruktur serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyerahkan dokumen LKPJ 2025 kepada Wakil Ketua DPRD Slamet Ramuji dalam rapat paripurna.
banner 120x600
banner 468x60

PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menggalakkan aksi kerja bakti (korve) dalam program “Jumat Bersih” yang dipusatkan di Desa Sumberharjo, Jumat (27/3/2026). Aksi bersih-bersih pasca-cuti Lebaran ini menyasar ruas jalan utama komplek kantor dan rumah dinas eks Pabrik Gula (PG) Sumberharjo.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang hadir bersama seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta staf. Fokus utama korve kali ini adalah menata kawasan tersebut yang diproyeksikan menjadi lokasi berdirinya Sekolah Rakyat di Kabupaten Pemalang.

banner 325x300

Bupati dan jajaran nampak bahu-membahu membersihkan sampah dan semak belukar guna memastikan area tersebut representatif untuk dimanfaatkan kembali sebagai sarana pendidikan.

Di sela kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie, menjelaskan bahwa keterlibatan jajarannya merupakan bagian dari persiapan dini pembangunan Sekolah Rakyat. Menurutnya, pemilihan lokasi eks PG Sumberharjo didasari pada kelayakan infrastruktur yang sudah ada.

“Lokasinya sudah benar-benar mumpuni dan layak untuk tempat sekolah. Saya berharap ini menjadi salah satu cagar budaya yang bisa diteruskan dan dilindungi,” ujar Noor Faizah.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali kawasan tersebut agar tidak terbengkalai. “Kami ingin area ini kembali terlihat ada kehidupan, tidak sepi seperti sekarang. Dengan adanya aktivitas pendidikan dan perawatan rutin, nilai sejarah di sini akan tetap terjaga,” tambahnya.

Kegiatan korve ini diharapkan menjadi pemicu percepatan transformasi eks PG Sumberharjo dari kawasan yang sunyi menjadi pusat peradaban baru melalui program Sekolah Rakyat yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *