Deskripsi gambar

Pulosari Menuju Wilayah Ramah Anak: Camat Tinjau Sekolah dan Apresiasi Kreativitas Siswa pada HAN 2026

IMG 20260723 WA0008
banner 120x600
banner 468x60

 

 

 

Pulosari Menuju Wilayah Ramah Anak: Camat Tinjau Sekolah dan Apresiasi Kreativitas Siswa pada HAN 2026

 

 

 

​RadarsindoPemalang.com – PEMALANG — Pemandangan tak biasa mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Kamis (23/7/2026). Demi menghadirkan kebahagiaan dan mengedukasi anak-anak, jajaran pemerintah kecamatan tampil beda dengan mengenakan kostum karakter pewayangan Punokawan saat menggelar kegiatan anjangsana ke lima desa.

Dalam aksi jenaka nan penuh makna tersebut, Camat Pulosari, Arif Senoaji, S.STP., M.Si., berhias menjadi tokoh Semar. Ia didampingi Kasi Trantib sebagai Gareng, Staf PMD Sigit sebagai Petruk, serta Staf Umpeg Dedi yang memerankan karakter Bagong. Kehadiran para pimpinan dan aparatur kecamatan berkostum wayang ini disambut gelak tawa, antusiasme, serta rasa penasaran anak-anak yang sebagian besar baru pertama kali mengenal sosok Punokawan secara langsung.

Arif Senoaji menjelaskan, aksi unik ini memiliki filosofi mendalam. Menurutnya, aparatur pemerintah sudah sepatutnya mampu memposisikan diri sebagai pamong atau pamomong (pengasuh dan pelindung) sebagaimana peran Punokawan dalam pewayangan.

“Aparatur pemerintah harus bisa menjadi pamong yang senantiasa membawa ketentraman dan kebahagiaan bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Arif di sela-sela kegiatan.

Rangkaian anjangsana ini menyasar lima titik satuan pendidikan di lima desa, yakni SDN 02 Desa Pulosari, PAUD Desa Nyalembeng, SDN 01 Desa Karangsari, PAUD Desa Batursari, dan PAUD Desa Pagenteran. Di setiap lokasi, rombongan Camat bersama Ketua TP PKK Kecamatan Pulosari, Hesti Nurtiana S., S.IP., M.Si., membaur bersama siswa dan tenaga pendidik.

Suasana peringatan berlangsung semarak dengan beragam aktivitas edukatif, mulai dari Senam Anak Indonesia, permainan tradisional, hingga pembagian mainan dan susu gratis untuk para siswa. Di sisi lain, para murid juga tampil kreatif mengenakan busana adat Nusantara hingga pakaian adat daerah.

Melihat tingginya kreativitas tersebut, Arif mengapresiasi kolaborasi erat antara pihak sekolah, tenaga pendidik, dan para wali murid yang telah mengemas acara secara kreatif.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya untuk seluruh sekolah yang telah menyajikan perayaan penuh kesan ini. Anak-anak merupakan pelita masa depan, baik bagi Pulosari maupun Indonesia secara luas,” ungkapnya.

Sesuai dengan tema HAN ke-42 Tahun 2026, “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dengan pemaknaan lokal “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Pulosari menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, Kecamatan Pulosari optimistis dapat melahirkan generasi emas yang tidak hanya cerdas dan beriman, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai budaya bangsa.

banner 325x300
Editor: Suhermo GWI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *