Deskripsi gambar

Kejar Target Lebaran, Pemkab Pemalang Kebut Pembangunan Lapak Darurat Pasar Pagi

Kejar Target Lebaran, Pemkab Pemalang Kebut Pembangunan Lapak Darurat Pasar Pagi
Kejar Target Lebaran, Pemkab Pemalang Kebut Pembangunan Lapak Darurat Pasar Pagi
banner 120x600
banner 468x60

PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang bergerak cepat melakukan pemulihan pasca-kebakaran yang melanda ruko Pasar Pagi Pemalang. Dengan menggandeng sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah menargetkan para pedagang dapat kembali beraktivitas normal sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskumdag) Kabupaten Pemalang, Rosi Kartika Dewi, menyatakan bahwa langkah penanganan darurat telah dilakukan secara paralel, mulai dari pembersihan puing hingga pembangunan fisik lapak.

banner 325x300

“Kami langsung melakukan pembangunan lapak darurat dalam masa tanggap bencana agar para pedagang bisa segera kembali beraktivitas. Pembangunan fisik telah selesai dalam 14 hari, sekarang tinggal tahap administrasi dan penataan,” ujar Rosi saat ditemui di Desa Clekatakan, Rabu (25/2/2026).

Dalam masa tanggap darurat ini, Diskumdag berkolaborasi dengan Dinsos KBPP dan BPBD untuk memberikan santunan kepada para korban terdampak. Selain bantuan materiil, petugas di lapangan juga telah membersihkan area kebakaran agar proses pembangunan kembali tidak terhambat.

Mengenai skema relokasi, Rosi menjelaskan bahwa pemerintah memutuskan untuk tidak memindahkan pedagang ke lokasi baru. Sebaliknya, pemerintah memilih mempercepat pembangunan lapak darurat di lokasi semula guna menjaga stabilitas ekonomi pedagang.

Saat ini, pihak Diskumdag tengah memfokuskan perhatian pada dua hal teknis:

  • Pendataan Ulang: Memastikan penataan kios sesuai dengan data asli pedagang sebelum musibah.

  • Infrastruktur: Melakukan proses penyambungan kembali jaringan listrik yang sempat terputus total saat kebakaran terjadi.

Pemerintah daerah optimis ruko pasar dapat beroperasi maksimal dalam 14 hari ke depan. Hal ini dianggap krusial mengingat momen menjelang Idul Fitri merupakan masa puncak aktivitas jual beli masyarakat.

“Insyaallah sebelum Lebaran sudah bisa difungsikan. Kami ingin para pedagang kembali berjualan, apalagi ini momen penting menjelang Idul Fitri,” pungkas Rosi.

banner 325x300
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *