Deskripsi gambar

Dandim 0711/Pemalang Resmi Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Klarean

IMG 20260521 WA0026
banner 120x600
banner 468x60

Dandim 0711/Pemalang Resmi Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Klarean

RadarsindoPemalang.com  – PEMALANG – Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., secara resmi menutup kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Kodim 0711/Pemalang saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Penutupan dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, bertempat di Desa Klarean, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (21/5/2026).

banner 325x300

Turut hadir dalam kegiatan tersebut AKBP Rendi Setya Permana, S.I.K., M.M. (Kapolres Pemalang), Tutuko Raharjo (Asisten I Pemerintahan Kabupaten Pemalang), Febrian Arsy Ramadhani, S.Kom. (Staf Kejaksaan Negeri Pemalang), Drs. Ahmad Hidayat (Kasatpol PP Kabupaten Pemalang), Hendro (Kepala Disdukcapil Kabupaten Pemalang), para Danramil dan staf Kodim 0711/Pemalang, Muspika Kecamatan Petarukan, Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0711/Pemalang, Kepala Desa Klarean Wiharnyo, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.

Adapun susunan pasukan upacara terdiri dari personel Kodim 0711/Pemalang, TNI AL Lanal Tegal, TNI AU Radar Tegal, Polres Pemalang, Senkom, Satpol PP Kabupaten Pemalang, Korsik Satpol PP Kabupaten Pemalang, siswi SLTA, siswi SLTP, Pramuka, serta Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han., yang dibacakan oleh Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., disampaikan bahwa Program TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” yang memiliki makna pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional guna mewujudkan pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Program TMMD ini merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi terpadu antara TNI, kementerian/lembaga pemerintah, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di daerah,” ungkapnya.

Pangdam juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pemerintah daerah, Forkopimda, OPD terkait, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, pemuda, pelajar, dan seluruh warga yang selama satu bulan penuh telah bekerja keras dan bergotong royong menyelesaikan seluruh sasaran TMMD baik fisik maupun nonfisik.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pada pelaksanaan TMMD Reguler Ke-128 dan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026, Kodam IV/Diponegoro melaksanakan berbagai pembangunan fisik seperti pembukaan dan perbaikan jalan, pembangunan dan rehabilitasi jembatan, saluran air dan irigasi, pembangunan fasilitas sosial, renovasi RTLH, jambanisasi, hingga penyediaan sarana air bersih dan penghijauan lingkungan.

Selain sasaran fisik, TMMD juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, sosialisasi, dan pembekalan kepada masyarakat dengan melibatkan berbagai instansi terkait sesuai kebutuhan wilayah masing-masing.

Dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Klarean, sasaran fisik yang berhasil diselesaikan antara lain pekerjaan pembuatan talud sepanjang 778 meter dengan lebar 0,32 meter dan tinggi 0,65 meter serta kegiatan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pangdam IV/Diponegoro melalui amanatnya juga berpesan agar seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama dapat dipelihara dan dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Seluruh hasil yang telah dicapai diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya menitipkan pesan agar apa yang telah kita bangun bersama ini dapat dipelihara dan dirawat sehingga memiliki masa pakai yang panjang,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Klarean menjadi tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan TMMD secara resmi.

Ia berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat guna mendukung peningkatan kesejahteraan dan aktivitas perekonomian warga desa.

“Pelaksanaan TMMD ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan serta mendorong pemerataan pembangunan baik fisik maupun nonfisik,” pungkasnya.

banner 325x300
Editor: Suhermo GWI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *