PEMALANG – Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, menegaskan bahwa penanganan isu kemanusiaan wajib diletakkan sebagai prioritas tertinggi dalam roda pemerintahan. Pesan mendasar tersebut ia sampaikan di sela-sela menghadiri rangkaian acara Bakti Sosial Terintegrasi, Simulasi Kebencanaan, serta Pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin (18/05/2026).
Wamensos memaparkan bahwa kegiatan ini selaras dengan cita-cita Presiden RI dalam mewujudkan tatanan bangsa yang gemah ripah loh jinawi, tata tentrem. Kehadiran jajaran kementerian ke daerah merupakan instruksi langsung kepala negara agar instrumen negara benar-benar dirasakan keberadaannya di tengah masyarakat bawah.
“Masyarakat kita yang mungkin selama ini luput dari perhatian harus bisa merasakan bahwa negara itu ada untuk mereka. Saya meminta komitmen dari seluruh jajaran aparatur negara untuk satu visi dengan apa yang sedang diperjuangkan oleh Bapak Presiden,” ujar Agus Jabo di hadapan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur.
Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen penuh mengurai benang kusut problematika sosial ekonomi warga, memastikan bahwa tidak ada lagi kelompok masyarakat yang terisolasi dari jaminan kesejahteraan.
Merespons kunjungan kerja tersebut, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengapresiasi stimulan program dari Kementerian Sosial RI yang telah bergulir secara berkala di Pemalang sejak 14 hingga 17 Mei 2026. Bantuan yang dikucurkan meliputi paket pemenuhan hidup layak, pemenuhan nutrisi harian, hingga modal stimulan usaha produktif yang disalurkan kepada 529 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
“Intervensi dari Kemensos ini memacu semangat jajaran Pemkab Pemalang dalam meningkatkan kualitas pengabdian. Melalui Dinsos KBPP, kami berkomitmen penuh memaksimalkan penanganan PPKS sesuai koridor kewenangan daerah,” ungkap Bupati Anom.
Agenda baksos terintegrasi ini juga ditandai dengan penyerahan langsung peranti bantu sosial kepada warga penerima manfaat. Salah satu penerima, Rahim, warga Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, menyampaikan rasa haru dan syukurnya usai mendapatkan bantuan berupa tongkat kruk penunjang mobilitas dari Kemensos RI.
Langsung ke konten


















