Deskripsi gambar

Meningalnya Siswa SMP Negeri 4 Randudongkal di Duga Perundungan atau Bullying Masih Dalam Penyelidikan Polres Pemalang

IMG 20260804 WA0023
banner 120x600
banner 468x60

Meningalnya Siswa SMP Negeri 4 Randudongkal di Duga Perundungan atau Bullying Masih Dalam Penyelidikan Polres Pemalang

RadarsindoPemalang.com – PEMALANG – Siswa SMP Negeri 4 Randudongkal bernama Ahmad Alfiyan ( 13.Tahun) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan dan perundungan, Sabtu (2/8/2026).

Berdasarkan keterangan keluarga, pasca kejadian korban ditemukan mengalami luka lebam di tangan hingga sekujur tubuhnya. Upaya pertolongan telah dilakukan, namun nyawa korban tidak tertolong.

Korban Ahmad Alfiyan yang tinggal di dusun Legok RT 07 RW 01, desa Semingkir . Sedang menjalani proses autopsi di Rumah Sakit Mardatilah Randudongkal .

Orang tua korban Efi sangat kecewa dengan pengawasan pihak sekolah yang dinilai kurang baik dalam mengawasi siswa-siswi nya ,keluarga meminta kasus ini diproses secara hukum yang berlaku dan trasparan tegas Orang tua korban.

Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Randudongkal , Indah Palupi , dikonfirmasi melalui telpon oleh awak media Senin ,( 2/8/2026) , kami keluarga besar SMP Negeri 4 Randudongkal Kabupaten Pemalang Jawa Tengah .

Turut berbela sungkawa, yang sedalam dalamnya, semoga keluarga almarhum yang ditinggalkan, diberi ketabahan , dan khusul khotimah, dengan nada lirih.

Masih kata Indah Palupi , semua kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk menangani kasus ini , kami pihak sekolah juga masih menunggu hasil penyelidikan dari aparat kepolisian , pungkasnya.

Kasat reskrim Polres Pemalang , AKP. M.Wildan UR , Selasa (2/8/2026), membenarkan terjadi pengroyokan terhadap Siswa SMP Negeri 4 Randudongkal.

Kami dari pihak Kepolisian Polres Pemalang Polda Jateng , proses sudah kami adakan autopsi pada jenasah dan hasilnya menunggu dari Dinkes Polda Jateng .

Sambil menunggu hasil autopsi, kami lakukan olah TKP dan penyelidikan serta mengumpulkan saksi – saksi , baik dari keluarga , teman atau kerabat dekat , dan pihak sekolah, pungkas M.Wildan UR.

Setelah hasil autopsi dari Dinkes Polda Jateng baru kami bisa memberikan keterangan lebih detail karena sudah ada hasil autopsinya , dan kami amankan terduga pelaku , untuk kita dalami dalam penyelidikan dan mengamankan barang bukti tegasnya .

Penulis : Roto
Redaktur : Suhermo ( GWI)

banner 325x300
Editor: Suhermo GWI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *