RadarsindoPemalang.com – Pemalang,15 Juni 2025 , Panti Asuhan Al-Fitroh menjadi tempat pelaksanaan kegiatan santunan anak yatim piatu yang digagas oleh komunitas Gerbah Mas Pemalang sebagai wujud nyata kepedulian sosial masyarakat terhadap anak-anak yang membutuhkan kasih sayang dan dukungan.
Acara santunan ini dihadiri langsung oleh Ketua Gerbah Mas, Endarto Siswoleksono, S.Pd., serta bendahara Gerbah Mas, Peny Pratiwi, S.Pd. M.Pd. yang turut memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Peny Pratiwi, S.Pd., M.Pd sebagai sekretaris Gerbah Mas Pemalang sebagai narasumber yang menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam menyantuni anak yatim piatu. Kegiatan santunan ini merupakan implementasi ajaran Islam yang menegaskan kewajiban umat muslim untuk menyantuni anak yatim piatu sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.
Anak-anak yang kehilangan kedua orang tua sejak kecil membutuhkan perhatian khusus karena mereka tidak dapat merasakan kasih sayang orang tua secara langsung. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi momen penting untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat sekitar.
Para donatur yang terlibat memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok dan santunan uang kepada anak-anak yatim piatu. Respon dari para penerima santunan sangat menggembirakan, mereka tampak bahagia dan penuh semangat, menandakan bahwa bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan harapan baru dalam hidup mereka. Ketua Gerbah Mas, Endarto Siswoleksono, mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat memotivasi lebih banyak pihak untuk ikut berpartisipasi dalam upaya membantu anak-anak yatim piatu.
Alasan utama pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk membangun kepedulian sosial antar sesama umat manusia, khususnya kepada anak-anak yang sejak lahir atau di tengah perjalanan hidup mereka harus kehilangan kedua orang tua. Kondisi ini membuat mereka sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki agar dapat berbagi dan meringankan beban hidup anak-anak tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peka terhadap kebutuhan sesama, terutama mereka yang kurang beruntung.
Para penyelenggara berharap kegiatan santunan ini dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan yang lebih luas dari masyarakat. Mereka mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang memiliki kemampuan finansial lebih, untuk menyantuni anak-anak yatim piatu sebagai bentuk solidaritas dan tanggung jawab sosial. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kepedulian sosial terhadap anak yatim piatu semakin meningkat sehingga mereka dapat merasakan kasih sayang dan dukungan yang layak.
Melalui kegiatan ini, pesan moral yang disampaikan sangat jelas, yakni pentingnya saling berbagi dan memperkuat solidaritas sosial dalam masyarakat. Anak-anak yatim piatu bukan hanya menjadi tanggung jawab panti asuhan atau pemerintah, tetapi juga menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan santunan di Panti Asuhan Al-Fitroh ini menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama dapat diwujudkan dalam tindakan sosial yang membawa manfaat langsung bagi anak-anak yang membutuhkan. Harapannya, kegiatan serupa dapat menginspirasi komunitas lain untuk melakukan hal yang sama demi terciptanya masyarakat yang lebih peduli dan berkeadilan sosial ujar Peny Pratiwi S.Pd. M.Pd. ( Tim )
Langsung ke konten

















