PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan aksi nyata melalui program Rhapsodi Pemalang (Resik, Hijau, dan Apik). Bupati Pemalang bersama jajaran Forkopimda turun langsung melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman pohon di kawasan Alun-alun Pemalang, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan agenda rutin “Jumat Bersih” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Dalam aksi tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), jajaran Kepala OPD, BUMD, Ketua TP PKK dr. Noor Faizah Maenofie, hingga pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Pemalang.
Usai menanam pohon secara simbolis, Bupati menegaskan bahwa persoalan sampah bukan lagi sekadar masalah teknis di daerah, melainkan sudah menjadi isu strategis nasional yang memerlukan penanganan serius dari hulu ke hilir.
“Jika Kabupaten Pemalang mampu mengelola dan mengurangi sampah dengan baik, maka secara tidak langsung kita turut meringankan beban bangsa,” ujar Bupati di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa kunci utama keberhasilan program ini adalah perubahan perilaku. Penanganan sampah harus dimulai dari kesadaran individu dan lingkup terkecil, yakni rumah tangga.
Program Rhapsodi Pemalang sendiri dirancang untuk mengintegrasikan kebersihan (Resik), penghijauan (Hijau), dan estetika kota (Apik). Pemerintah Kabupaten Pemalang mengapresiasi tinggi partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam aksi ini.
“Semangat gotong royong dan kolaborasi ini diharapkan terus terjaga. Target kita jelas, menjadikan Pemalang sebagai daerah yang nyaman dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” pungkasnya.
Langsung ke konten

















