Deskripsi gambar

Transformasi Birokrasi Pemalang: Bupati Anom Rotasi 314 Pejabat, Usung Konsep ‘SOUL’

Transformasi Birokrasi Pemalang: Bupati Anom Rotasi 314 Pejabat, Usung Konsep ‘SOUL’
Transformasi Birokrasi Pemalang: Bupati Anom Rotasi 314 Pejabat, Usung Konsep ‘SOUL’
banner 120x600
banner 468x60

PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, resmi melantik dan mengambil sumpah janji 314 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jumat (2/1/2026). Rotasi besar-besaran yang berlangsung di Pendopo Kabupaten ini menandai dimulainya babak baru tata kelola pemerintahan berdasarkan struktur organisasi yang lebih ramping dan efisien.

Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pemalang Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pembentukan Perangkat Daerah. Dari total 314 ASN yang dilantik, rinciannya terdiri dari:

banner 325x300
  • 27 Pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

  • 264 Pejabat Administrasi.

  • 23 Kepala Puskesmas.

Bupati Anom menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan sinkronisasi dengan regulasi nasional. “Perubahan ini mencerminkan arah kebijakan tata kelola pemerintahan modern yang menuntut birokrasi bekerja berdasarkan data, berorientasi hasil, dan adaptif terhadap teknologi,” ujarnya usai prosesi pelantikan.

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa seluruh perangkat daerah kini wajib mengadopsi konsep operasional baru yang disingkat SOUL. Konsep ini dirancang untuk memutus pola kerja birokrasi yang lamban.

Akronim SOUL meliputi:

  1. Speed (Kecepatan): Bertanggung jawab dalam merespons dan mengeksekusi kebijakan secara cepat.

  2. Organize (Keteraturan): Setiap unit kerja harus terorganisir, terpadu, dan saling menguatkan.

  3. Universal (Berpikir Luas): Melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa tebang pilih.

  4. Linkage (Keterhubungan): Membangun kolaborasi lintas sektor, mulai dari dunia usaha hingga pemerintah pusat.

“Tidak ada keberhasilan yang berdiri sendiri. Pemerintah harus menjadi pusat jaringan kerja sama,” tegas Anom.

Bupati juga memberikan instruksi keras kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan dokumen perencanaan dan tata kelola program sesuai struktur baru. Hal ini dilakukan guna memastikan layanan publik tidak terganggu selama masa transisi organisasi.

Dengan penetapan pejabat struktural ini, Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap adanya percepatan pembangunan yang lebih profesional dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat luas.

banner 325x300
Penulis: HermoEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *