Deskripsi gambar

Kemensos Kucurkan Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Korban Bencana Pemalang

Kemensos Kucurkan Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Korban Bencana Pemalang
Kemensos Kucurkan Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Korban Bencana Pemalang
banner 120x600
banner 468x60

PEMALANG – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bergerak cepat menangani dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah Kabupaten Pemalang. Bantuan logistik dan santunan senilai Rp1.413.451.240 resmi diserahkan untuk meringankan beban warga terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, kepada Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, serta empat ahli waris korban meninggal dunia di Posko Utama Siaga Bencana, Kantor Kecamatan Pulosari, Kamis (29/1/2026).

banner 325x300

Wamensos Agus Jabo Priyono menegaskan kehadirannya bertujuan untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi selama masa tanggap darurat 14 hari ke depan. Selain bantuan materiil, Kemensos telah mendirikan dapur umum yang mampu memproduksi lebih dari 1.500 porsi makanan setiap harinya.

“Saya ingin memastikan di masa tanggap darurat ini kebutuhan masyarakat di pengungsian terpenuhi, mulai dari makanan, tenda, kasur, selimut, hingga pakaian,” ujar Agus Jabo.

Dalam kesempatan tersebut, Kemensos juga menyerahkan santunan duka cita kepada empat ahli waris korban meninggal dunia, di mana masing-masing menerima sebesar Rp15 juta.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, melaporkan bahwa total pengungsi mencapai 2.700 jiwa yang tersebar di 11 lokasi. Khusus di Kecamatan Pulosari, terdapat sekitar 200 jiwa yang mengungsi di Kantor NU setempat dan titik lainnya.

Anom merinci bahwa korban jiwa dalam bencana ini terdiri dari satu korban banjir bandang, dua korban tanah longsor, dan satu orang meninggal dunia saat proses evakuasi berlangsung.

“Alhamdulillah, semua kebutuhan pangan dan kedaruratan bisa terpenuhi berkat kolaborasi stakeholder. Kehadiran Pak Wamensos menjadi semangat bagi kami untuk terus kompak bekerja sama,” kata Anom.

Kecepatan penanganan evakuasi di Pulosari mendapat apresiasi dari pihak kementerian. Wamensos memuji sinergi antara TNI, POLRI, Tim SAR, BNPB, dan BPBD yang dinilai sangat responsif.

Sebagai langkah lanjutan, Kemensos meminta Pemerintah Kabupaten Pemalang segera melakukan asesmen mendalam terkait kebutuhan tambahan. Hal ini bertujuan agar selama periode tanggap darurat, tidak ada warga yang luput dari bantuan.

banner 325x300
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *