Deskripsi gambar

DPU PR Pemalang Mulai Bongkar Jembatan Kalimendelem

DPU PR Pemalang Mulai Bongkar Jembatan Kalimendelem
banner 120x600
banner 468x60

PEMALANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kabupaten Pemalang bergerak taktis dalam melakukan revitalisasi infrastruktur. Berdasarkan pantauan di lapangan, tim teknis kini telah memasuki tahap krusial, yakni proses pelepasan atau pembongkaran struktur Jembatan Kalimendelem, sebagai langkah awal perbaikan total akses vital tersebut.

Terlihat aktivitas intensif di lokasi jembatan. Sebuah truk derek (crane) berwarna biru dikerahkan untuk mengangkat balok-balok baja panjang dan material jembatan lainnya.

banner 325x300

Sejumlah pekerja dengan alat pelindung diri (APD) lengkap, termasuk helm pengaman, tampak sigap mengarahkan material baja ke atas bak truk pengangkut. Tumpukan material baja dan baja ringan (galvalum) juga sudah mulai dikelompokkan di pinggir jalan untuk mempermudah mobilisasi logistik.

Kepala Dinas DPU PR Kabupaten Pemalang, Joko Tri Asmoro, menegaskan bahwa eksekusi cepat ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap kelayakan jalan.

“Hal ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah melalui DPU PR dan pihak-pihak terkait guna memberikan jaminan keamanan serta kenyamanan bagi mobilitas masyarakat,” ungkap Joko Tri Asmoro saat dikonfirmasi awak media, Minggu (5/4/2026).

Langkah pembongkaran ini dilakukan setelah evaluasi teknis menunjukkan perlunya penanganan segera demi menghindari risiko bagi pengguna jalan.

Lebih lanjut, Jembatan Kalimendelem dikenal sebagai salah satu urat nadi penting bagi distribusi logistik dan aktivitas ekonomi warga setempat. Menyadari hal tersebut, DPU PR menyiagakan alat berat dan personel untuk memastikan proses teknis berjalan sesuai prosedur K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) tanpa memutus total konektivitas wilayah lebih lama dari yang dijadwalkan.

“Kami menyadari jembatan ini sangat penting. Oleh karena itu, kami bergerak cepat. Komitmen kami adalah memberikan hasil terbaik melalui pembangunan yang terukur dan berkualitas,” pungkas Joko.

Sementara itu, Riyadun, warga Desa Majakerta, Kecamatan Watukumpul, yang juga memimpin pelaksanaan pekerjaan tersebut. Dengan mengedepankan semangat pengabdian dan pemberdayaan masyarakat, ia melibatkan tenaga kerja lokal agar warga sekitar dapat turut berkontribusi sekaligus memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.

Menurutnya, prioritas utama bukan semata penyelesaian teknis pekerjaan, melainkan memastikan akses masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin. Semangat tersebut menjadi landasan kuat dalam setiap tahapan pelaksanaan pekerjaan di lapangan. “Yang terpenting warga bisa kembali beraktivitas dan jalan ini segera normal,” menjadi prinsip yang terus dipegang selama proses berlangsung.

Di tengah proses pengerjaan, masyarakat juga menghadapi tantangan lain, yakni kondisi jalan alternatif yang sebelumnya dibangun secara swadaya mulai mengalami penurunan kualitas.

Jalur sementara tersebut dinilai tidak dapat digunakan dalam jangka panjang, sehingga percepatan penyelesaian pelepasan rangka jembatan menjadi langkah strategis untuk membuka jalan menuju pembangunan permanen.

Masyarakat sekitar menyambut positif langkah responsif ini. Kehadiran personel DPU PR di lapangan diharapkan dapat mempercepat rampungnya jembatan, sehingga arus transportasi lokal dapat kembali normal dalam waktu dekat.

banner 325x300
Penulis: ***Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *