PEMALANG – Guna mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan berkualitas, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pemalang menggelar Lomba Menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) serta Lomba Carving (seni mengukir buah dan sayur).
Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan kader dari berbagai wilayah ini dipusatkan di Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin (20/04/2026). Acara ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kartini Tahun 2026.
Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie, menjelaskan bahwa lomba ini merupakan program kerja Pokja III yang fokus pada pengolahan pangan sehat. Menurutnya, penyajian makanan yang kreatif adalah kunci untuk meningkatkan minat konsumsi buah dan sayur, terutama bagi anak-anak.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para ibu terinspirasi untuk menyajikan hidangan yang tidak hanya sehat secara gizi, tetapi juga menarik secara visual. Dengan begitu, anak-anak akan lebih antusias mengonsumsi sayur dan buah di rumah,” ujar Noor Faizah di sela-sela peninjauan lomba.
Lebih dari sekadar kompetisi masak, ajang ini juga menjadi strategi Pemkab Pemalang dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Noor Faizah menekankan bahwa pangan yang berkualitas tidak harus mahal, melainkan harus memenuhi standar keberagaman gizi.
Selain itu, lomba ini menjadi sarana promosi komoditas lokal unggulan. Para peserta ditantang untuk memberdayakan produk asli Pemalang, seperti nanas madu dan berbagai sayuran segar hasil tani lokal, untuk diolah menjadi sajian kelas atas yang bernilai gizi tinggi.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa potensi pangan lokal kita, seperti nanas madu khas Pemalang, memiliki nilai luar biasa jika dikelola dengan konsep B2SA. Ini sekaligus mendukung kemandirian pangan kita,” pungkasnya.
Langsung ke konten


















