Deskripsi gambar

Turun Langsung Potong Rumput, Bupati Anom Pimpin Aksi ‘Pemalang Resik’ di Stadion Jatidiri Comal

DSCF3440
banner 120x600
banner 468x60

PEMALANG – Stadion Jatidiri Comal menjadi pusat gerakan kebersihan massal yang dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, pada Jumat pagi (10/4/2026). Aksi bertajuk “Pemalang Resik, Hijau, dan Apik” ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten dalam merawat fasilitas umum (fasum) demi kenyamanan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Anom tak segan turun langsung ke tengah lapangan untuk memotong rumput menggunakan mesin pemotong rumput. Didampingi Camat Comal Maksum, aksi pimpinan daerah ini menjadi teladan nyata bagi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, hingga para pelajar yang turut berpartisipasi aktif dalam korve massal tersebut.

banner 325x300

Bupati Anom menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan program nasional “Indonesia Asri”. Menurutnya, Stadion Jatidiri dipilih sebagai lokasi sasaran untuk mengembalikan visualisasi stadion agar siap menyambut berbagai agenda olahraga dan sosial ke depannya.

“Setiap Jumat pagi kita melaksanakan kegiatan Indonesia Asri sekaligus Pemalang Resik, Hijau, Apik. Hari ini di Stadion Jatidiri Comal sebagai langkah awal penataan visual agar stadion ini nyaman digunakan,” ujar Bupati Anom di sela-sela kegiatannya.

Pemerintah Kabupaten Pemalang menargetkan Stadion Jatidiri Comal sudah dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat pada pertengahan tahun 2026. Sebelum uji kelayakan dilakukan, pembersihan area serta pemangkasan rumput secara rutin menjadi tahap krusial yang harus diselesaikan.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa di wilayah Comal dengan pemerintah kabupaten untuk menjaga keberlanjutan fungsi stadion. Ia mengimbau warga sekitar untuk memiliki rasa memiliki terhadap aset daerah tersebut.

“Untuk masyarakat Comal, mari kita jaga bersama aset ini. Dengan menjaga lingkungan tetap bersih, kita tidak hanya mendapatkan kenyamanan, tetapi juga berkontribusi menekan potensi bencana banjir di wilayah sekitar,” imbuhnya.

Gerakan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Pemalang untuk hidup harmonis dengan alam dan konsisten merawat fasilitas publik yang telah dibangun.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *