Deskripsi gambar

Wujudkan Soko Guru Ekonomi Desa, 80 Unit Koperasi Merah Putih di Pemalang Siap Beroperasi

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro meninjau kesiapan fisik gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wiyorowetan yang sudah mencapai 100 persen.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro meninjau kesiapan fisik gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wiyorowetan yang sudah mencapai 100 persen.
banner 120x600
banner 468x60

PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang terus mengakselerasi penguatan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hingga awal Maret ini, sebanyak 80 unit koperasi dinyatakan telah rampung pembangunannya dan siap menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa.

Kepastian kesiapan infrastruktur tersebut dikonfirmasi langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, saat meninjau gedung KDMP di Desa Wiyorowetan, Kecamatan Ulujami, Senin (2/3/2026). Peninjauan ini didampingi oleh Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif dan Kajari Pemalang Rina Idawani.

banner 325x300

Bupati Anom menyampaikan bahwa dari target awal sebanyak 134 unit, sebanyak 80 unit telah selesai 100 persen, termasuk KDMP Desa Wiyorowetan. Program ambisius ini direncanakan menyasar total 212 desa dan 11 kelurahan di seluruh Kabupaten Pemalang.

“Alhamdulillah Desa Wiyorowetan sudah selesai 100 persen. Secara keseluruhan, kami targetkan seluruh unit rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini,” ujar Anom di sela-sela peninjauan.

Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, menambahkan bahwa peresmian KDMP Wiyorowetan dijadwalkan pada akhir Maret 2026. Jadwal ini diselaraskan dengan pemenuhan target nasional pembentukan 3.000 koperasi, di mana saat ini progres nasional telah mencapai angka 2.700 unit.

Meski progres fisik berjalan lancar, Bupati Anom memberikan peringatan keras terkait keberlangsungan operasional koperasi. Menurutnya, tantangan terbesar bukan pada proses membangun, melainkan pada kemampuan merawat fasilitas dan mengelola organisasi tanpa ego pribadi.

“Kita bisa membangun, tapi belum tentu bisa merawat. Hal-hal kecil seperti kebersihan, instalasi listrik yang rapi, hingga tata letak ruangan harus menjadi perhatian. Jangan sampai koperasi gagal hanya karena masalah internal SDM atau ego organisasi,” tegas Bupati.

KDMP diproyeksikan menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk terlibat aktif dalam transaksi ekonomi sehari-hari. Keuntungan yang dihasilkan koperasi nantinya akan kembali dinikmati oleh para anggota, sehingga semangat “dari kita, oleh kita, untuk kita” benar-benar terasa dampaknya bagi kesejahteraan warga.

Guna memastikan kesuksesan manajemen, Pemkab Pemalang melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan bersama Dekopinda akan memberikan pendampingan intensif serta pembinaan manajemen bagi seluruh pengurus KDMP yang telah terbentuk.

banner 325x300
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *