Deskripsi gambar

Jembatan Mendelem Runtuh Akibat Hujan Ekstrem, Pemkab Pemalang Targetkan Jembatan Darurat Rampung Sebelum Lebaran

Jembatan Mendelem Runtuh Akibat Hujan Ekstrem, Pemkab Pemalang Targetkan Jembatan Darurat Rampung Sebelum Lebaran
Jembatan Mendelem Runtuh Akibat Hujan Ekstrem, Pemkab Pemalang Targetkan Jembatan Darurat Rampung Sebelum Lebaran
banner 120x600
banner 468x60

PEMALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang bergerak cepat merespons ambruknya Jembatan Mendelem di Desa Mendelem, Kecamatan Belik. Infrastruktur vital yang menghubungkan Desa Semingkir dan Desa Wisnu tersebut runtuh total setelah diterjang cuaca ekstrem dan pergerakan tanah pada Minggu (8/2/2026) pagi.

Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, yang meninjau langsung lokasi kejadian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kerusakan infrastruktur tergolong sangat parah sehingga akses transportasi warga lumpuh total.

banner 325x300

“Alhamdulillah tidak ada korban apapun, tapi infrastruktur sangat parah sekali,” ujar Nurkholes saat memimpin pengecekan kerusakan di lokasi.

Peristiwa runtuhnya jembatan terjadi pada pukul 08.30 WIB. Sebelum ambruk, wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas ekstrem yang memicu pergeseran tanah di sekitar fondasi jembatan. Sebagai langkah antisipasi, jembatan sebenarnya telah ditutup selama tiga hari sebelumnya karena kondisi konstruksi yang mulai membahayakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemalang, Joko Asmoro, menyatakan bahwa pihaknya akan segera membangun jembatan darurat untuk memulihkan konektivitas warga. Proyek ini diprioritaskan selesai dalam waktu dekat guna mendukung mobilitas masyarakat menghadapi momentum besar keagamaan.

  • Target: Selesai sebelum bulan puasa dan Hari Raya Idulfitri.

  • Kapasitas: Dapat dilalui oleh kendaraan roda dua (sepeda motor) dan mobil pribadi.

  • Perbaikan Tambahan: DPU juga akan memperbaiki jalan Semingkir-Majakerta yang turut mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.

Mengingat cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlanjut, Wakil Bupati mengimbau warga, terutama yang bermukim di pinggiran tebing, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

“Kalau bisa tidak tidur (berjaga-jaga) tidak apa-apa lah, yang penting aman,” pesannya kepada warga terdampak.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Pemalang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan instansi terkait telah menyiapkan skema bantuan bangunan bagi warga yang rumahnya turut terdampak oleh bencana pergerakan tanah di sekitar lokasi.

banner 325x300
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *