SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang tengah mengambil langkah progresif untuk mentransformasi wilayahnya menjadi salah satu pusat industri otomotif di Jawa Tengah. Hal ini ditegaskan melalui kunjungan kerja Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, ke pabrik PT Baja Satya Pratama Pressindo di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan strategis tersebut bertujuan untuk menjajaki rencana pembangunan pabrik perakitan (asembly) kendaraan, termasuk pengembangan kendaraan taktis “Maung” yang saat ini sedang menjadi primadona industri pertahanan dan otomotif nasional.
Komitmen Percepatan Investasi
Bupati Anom Widiyantoro menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memberikan karpet merah bagi investor yang ingin membangun basis produksi di Pemalang.
“Kami ingin kerja sama ini bisa segera direalisasikan. Harapannya, perusahaan asembling otomotif bisa berdiri di Kabupaten Pemalang agar roda ekonomi daerah bergerak lebih cepat,” ujar Anom saat meninjau fasilitas produksi.
Didampingi Pj Sekda Johan Endro Kusumo dan jajaran OPD terkait, Bupati melihat langsung proses manufaktur bodi kendaraan Maung. Langkah ini dinilai sebagai peluang emas mengingat Kabupaten Pemalang memiliki letak geografis yang strategis dan ketersediaan lahan yang memadai.
Fokus pada Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Selain nilai investasi, fokus utama dari kerja sama ini adalah sinkronisasi dunia pendidikan dengan industri. Dalam rombongan tersebut, Bupati juga memboyong sejumlah kepala SMK se-Kabupaten Pemalang.
“Saat ini sudah banyak warga Pemalang yang bekerja di sini. Ke depan, kami ingin lulusan SMK di Pemalang bisa terserap lebih banyak lagi dengan kompetensi yang sudah sesuai dengan standar pabrik,” tambah Anom.
Direktur Promosi dan Teknik PT Baja Satya Pratama Pressindo, Tedi, merespons positif sinyal hijau dari Pemkab Pemalang. Ia menyatakan bahwa pihak perusahaan sedang mempertimbangkan ekspansi lahan untuk membangun pabrik dengan merek lokal di wilayah Pemalang.
Langsung ke konten


















