PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menghadiri acara santunan pembangunan Rumah Syukur (Layak Huni) yang berlokasi di Kelurahan Pelutan, Kecamatan Pemalang, Rabu (21/01/2026). Program kemanusiaan ini diprakarsai oleh organisasi kebangsaan Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTAI) sebagai bentuk nyata kepedulian sosial.
Penerima manfaat bantuan pembangunan rumah kali ini adalah Wasroh, warga yang berdomisili di Jalan Beringin, Kelurahan Pelutan. Kehadiran orang nomor satu di Pemalang tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap inisiatif masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan melalui penyediaan hunian layak.
Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PCTAI, Untung Anas Rosadi, menyatakan rasa syukurnya atas keberhasilan DPC Kabupaten Pemalang (Zona 2) dalam merampungkan program ini. Menurutnya, pembangunan rumah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan.
“Kesempatan kali ini kami berterima kasih karena Bupati Pemalang Bapak Anom berkenan hadir. Harapan kami, kehadiran beliau bisa memberikan motivasi dan membuka peluang kerja sama yang sinergis dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang,” ujar Anas usai acara.
Ia menambahkan bahwa visi organisasi PCTAI adalah menyatukan keimanan dan kemanusiaan melalui berbagai program sosial, pendidikan, hukum, hingga perdamaian.
Anas menegaskan bahwa PCTAI merupakan organisasi kebangsaan yang independen dan tidak memiliki afiliasi dengan partai politik mana pun. Dalam menjalankan program Rumah Syukur, pihaknya menerapkan standar yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Sepanjang tahun 2026 ini, PCTAI tercatat telah membangun tiga unit rumah di Kabupaten Pemalang. Anas menjelaskan ada kriteria khusus yang harus dipenuhi sebelum pembangunan dilakukan.
“Ada tim khusus yang melakukan survei terlebih dahulu. Syarat utamanya adalah tanah milik sendiri dan harus memiliki kejelasan status hukum melalui sertifikat,” imbuhnya.
Melalui program ini, PCTAI berharap dapat menjadi jembatan bagi berbagai kepentingan masyarakat tanpa batasan sekat politik. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat, diharapkan program serupa dapat terus berkembang untuk membantu warga prasejahtera di wilayah Pemalang lainnya.
Langsung ke konten


















