Deskripsi gambar

Wujudkan Konektivitas Desa, Pembangunan Jembatan Presisi di Kebandaran Resmi Dimulai

Wujudkan Konektivitas Desa, Pembangunan Jembatan Presisi di Kebandaran Resmi Dimulai
Wujudkan Konektivitas Desa, Pembangunan Jembatan Presisi di Kebandaran Resmi Dimulai
banner 120x600
banner 468x60

PEMALANG – Puluhan warga Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, menyambut antusias peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Presisi yang menghubungkan wilayah RT 01 dan RT 02 pada Rabu (14/1/2026). Proyek ini merupakan inisiasi Polri melalui Polda Jawa Tengah yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mempercepat pemerataan infrastruktur pedesaan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, jajaran Forkopimca Bodeh, serta perangkat desa setempat. Kehadiran para pejabat ini menegaskan komitmen lintas sektor dalam mendukung mobilitas warga hingga ke pelosok.

banner 325x300

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menjelaskan bahwa jembatan ini merupakan bagian dari program besar Polda Jateng yang selaras dengan Instruksi Presiden RI mengenai percepatan pembangunan infrastruktur.

“Di Jawa Tengah akan dibangun sekitar 60 Jembatan Presisi, dan Desa Kebandaran menjadi salah satunya. Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah serta memperkuat kemitraan dengan masyarakat,” jelas AKBP Rendy.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Pemalang Nurkholes memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas Polri. Ia menilai jembatan ini akan memangkas waktu tempuh antar dusun yang selama ini terhambat akses geografis.

“Jika akses antar dusun lebih cepat, aktivitas ekonomi juga akan berkembang. Ini bukti nyata pemerataan pembangunan tidak hanya di pusat kota, tapi menyentuh wilayah pinggiran,” ujar Nurkholes.

Selama ini, warga RT 01 dan RT 02 harus menempuh jalur utama yang memutar untuk saling berkunjung, meski secara jarak koordinat kedua wilayah tersebut cukup dekat. Kondisi ini dinilai tidak efisien bagi aktivitas harian warga.

Jatmiko, salah seorang warga RT 01, mengungkapkan rasa syukurnya atas dimulainya proyek ini. Ia berharap pembangunan berjalan lancar tanpa kendala.

“Kalau mau ke RT 02 selama ini harus memutar lewat jalan utama. Walaupun jaraknya tidak terlalu jauh, tetap memakan waktu. Dengan adanya jembatan ini tentu akan lebih mudah dan cepat. Kami sangat mendukung, semoga sukses,” pungkasnya.

banner 325x300
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *