Deskripsi gambar

Galang Donasi Untuk Korban Banjir Sumatera, Cipayung Pemalang : Tindak tegas para perusak Hutan!!!

IMG 20251209 WA0018 scaled
banner 120x600
banner 468x60

Galang Donasi Untuk Korban Banjir Sumatera, Cipayung Pemalang : Tindak tegas para perusak Hutan!!!

RadarsindoPemalang.com  –

banner 325x300

Pemalang –  Semangat kemanusiaan kembali bergema di Kabupaten Pemalang. Pada Minggu, 7 Desember 2025, gabungan organisasi mahasiswa dan komunitas yang tergabung dalam Cipayung+ Pemalang menggelar aksi solidaritas untuk membantu korban bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Aksi ini diikuti oleh berbagai elemen, mulai dari PMII, GMNI, HMI, Comal Unity, Pasar Gratis Pemalang, SAPMA, BEM ITB Adias, DEMA Insip, hingga Paguyuban CFD Pemalang. Para relawan turun langsung di lima titik penggalangan dana, yaitu CFD Pemalang, CFD Comal, Lampu Merah Beji, Lampu Merah Banjar Dawa, dan Lampu Merah Sirandu.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang turut memberikan donasi. Dari aksi tersebut, berhasil terkumpul Rp 12.885.600 serta 17 karung pakaian layak pakai, yang kemudian diserahkan kepada Polres Pemalang untuk disalurkan kepada korban di tiga wilayah terdampak bencana.

Koordinator lapangan, Muzaki Ali, menegaskan bahwa aksi ini adalah bukti nyata bahwa pemuda Pemalang selalu hadir ketika kemanusiaan memanggil.

“Hari ini kita membuktikan bahwa kemanusiaan mampu menyatukan kita di luar perbedaan organisasi. Ini juga bentuk sinergitas kita dengan Polres Pemalang dalam membantu saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” ujarnya.

Muzaki juga mengingatkan bahwa bencana yang terjadi tidak lepas dari kerusakan lingkungan akibat ulah manusia.

“Kami mendesak Kapolres Pemalang untuk menyampaikan suara kami kepada Kapolri. Negara harus tegas terhadap pembalak liar yang merusak hutan dan menjadi penyebab utama terjadinya bencana ini. Jangan biarkan masyarakat terus menjadi korban akibat kerakusan segelintir orang,” tegasnya.

Yasir Sulthoni, menambahkan bahwa aksi kemanusiaan harus dibarengi dengan pengawalan terhadap akar persoalan lingkungan.

“Aksi ini bukan hanya tentang donasi. Ini adalah bentuk partisipasi pemuda untuk mengawal negara dalam menjaga lingkungan dan melindungi rakyatnya,” jelas Yasir.

Ia juga menyoroti perlunya tindakan serius untuk mencegah bencana serupa di masa depan.

“Kami meminta agar penegakan hukum terhadap pembalak liar dilakukan secara nyata, bukan sekadar wacana. Tanpa keseriusan itu, kita hanya mengulang lingkaran bencana tiap tahun,” katanya.

Yasir kemudian memberikan apresiasi kepada masyarakat Pemalang yang telah berkontribusi.

“Terima kasih kepada seluruh warga yang ikut berdonasi. Kebaikan kecil dari Pemalang hari ini adalah harapan besar bagi saudara-saudara kita yang sedang bangkit dari musibah,” tutupnya.

banner 325x300
Editor: Suhermo GWI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *